Sekuritas ini juga menilai investor memiliki ruang untuk meningkatkan eksposur pada saham-saham dengan beta lebih tinggi.
Saham unggulan (top picks) yang direkomendasikan meliputi PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), PT Indosat Tbk (ISAT), PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL), PT ANTAM (Persero) Tbk (ANTM), PT Timah Tbk (TINS), serta PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI).
Meski demikian, BRI Danareksa mengingatkan sejumlah faktor yang masih perlu dicermati.
Rasio interest-to-revenue Indonesia yang masih berada di atas 15 persen dinilai dapat menjadi pemicu penurunan peringkat oleh S&P apabila tidak membaik.
Selain itu, tinjauan MSCI pada November 2026, potensi eskalasi konflik geopolitik, serta lonjakan harga minyak juga menjadi risiko utama bagi pasar.