Data menunjukkan indeks harga konsumen (CPI) AS turun 0,4 persen pada Juni, menjadi penurunan bulanan pertama sejak pandemi Covid-19.
Sementara itu, inflasi inti tahunan tercatat 2,6 persen, lebih rendah dari perkiraan pasar sebesar 2,8 persen.
Analis J.P. Morgan menilai data tersebut menjadi kombinasi ideal bagi pasar saham.
"Inflasi lebih rendah di tengah pertumbuhan laba yang tetap positif. Data ini semestinya menghapus kekhawatiran terhadap kenaikan suku bunga pada Juli dan juga meredakan kekhawatiran untuk September," tulis J.P. Morgan dalam risetnya, dikutip Reuters.
Setelah data inflasi dirilis, peluang kenaikan suku bunga The Fed pada Juli yang tercermin di pasar turun menjadi 16 persen, atau sekitar setengah dari proyeksi sebelumnya.