IDXChannel – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal pekan ini diproyeksi menguat. Hal itu ditopang oleh sentimen positif terkait data ekonomi Indonesia dan Amerika Serikat (AS).
Pengamat pasar modal sekaligus Co-Founder Pasardana Hans Kwee mengatakan IHSG pada Senin (12/1/2026) berpotensi konsolidasi menguat dengan support di level 8.900-8,732 dan resistance di level 9,002-9,050.
Sentimen yang memengaruhi gerak IHSG berasal AS di mana rotasi sektor mulai terlihat di Wall Street. Investor memilih saham AI pemenang dan melepas saham-saham pecundang.
Selain itu saham yang memiliki value lebih diminati dibanding growth serta saham small caps. “Tampaknya investor mulai rasional dan memilih saham yang sudah dapat monetisasi potensinya,” kata Hans kepada IDX Channel, Minggu (11/1/2026).
Selain itu, data nonfarm payrolls yang lebih rendah dari perkiraan, tetapi angka Pengangguran AS turun membuat potensi pemotongan bunga tetap diperkirakan 2 kali. Meskipun pada Januari ini, the Fed berpotensi mempertahankan bunganya.