AALI
9350
ABBA
278
ABDA
0
ABMM
2500
ACES
720
ACST
169
ACST-R
0
ADES
6175
ADHI
745
ADMF
8125
ADMG
173
ADRO
3140
AGAR
314
AGII
2340
AGRO
845
AGRO-R
0
AGRS
116
AHAP
83
AIMS
246
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1545
AKRA
1180
AKSI
270
ALDO
775
ALKA
292
ALMI
0
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/10 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
536.47
-0.12%
-0.62
IHSG
7086.24
-0.23%
-16.64
LQ45
1007.80
-0.09%
-0.91
HSI
19610.84
-1.96%
-392.60
N225
27819.33
-0.65%
-180.63
NYSE
0.00
-100%
-15305.80
Kurs
HKD/IDR 195
USD/IDR 14,872
Emas
856,617 / gram

Asing Net Sell Jumbo Rp1,03 T Hari Ini, Sudah 9 Kali Beruntun

MARKET NEWS
Aldo Fernando - Riset
Rabu, 29 Juni 2022 18:06 WIB
Investor asing melakukan aksi lego di bursa dengan nilai jumbo hari ini, Rabu (29/6/2022).
Asing Net Sell Jumbo Rp1,03 T Hari Ini, Sudah 9 Kali Beruntun. (Foto: MNC Media)
Asing Net Sell Jumbo Rp1,03 T Hari Ini, Sudah 9 Kali Beruntun. (Foto: MNC Media)

IDXChannel – Investor asing melakukan aksi lego di bursa dengan nilai jumbo hari ini, Rabu (29/6/2022). Dengan ini, asing sudah keluar dari bursa domestik selama 9 kali beruntun.

Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 0,77% ke 6.942,35 dengan nilai transaksi Rp11,62 triliun dan volume perdagangan 18,74 miliar saham.

Sebanyak 189 saham naik, 356 turun, dan 141 stagnan.

Hari ini, investor asing membukukan jual bersih (net sell) Rp1,03 triliun di pasar reguler. Saham-saham perbankan raksasa menjadi sasaran jual asing dengan nilai net sell terjumbo.

Saham emiten bank BUMN PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mengalami net sell Rp431,6 miliar di pasar reguler. Harga saham BBRI pun anjlok 2,79% ke Rp4.180/saham.

Kemudian, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencatatkan net sell Rp162,1 miliar di pasar reguler. Harga saham BBCA terkoreksi 0,34% hari ini.

Kedua saham tersebut merupakan peringkat kedua dan pertama kapitalisasi pasar (market cap) terbesar di bursa hari ini.

Tidak hanya BBRI dan BBCA, emiten bank Himbara PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) membukukan jual bersih asing Rp97,1 miliar dan harga sahamnya turun 2,15%.

Tidak ketinggalan, emiten bank pelat merah lainnya, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) juga terkena net sell Rp29,8 miliar di pasar reguler. Sejurus dengan itu, harga saham BBNI turun 0,62%.

Aksi net sell hari ini membuat asing sudah ‘cabut’ dari bursa selama 9 kali beruntun sejak 17 Juni lalu.

Informasi saja, asing tercatat melakukan jual bersih Rp3,82 triliun di pasar reguler selama sebulan terakhir.

Asing cenderung melego saham-saham big cap, terutama nama-nama bank besar di atas setidaknya selama sepekan.

Saham BBCA membukukan net sell Rp810,5 miliar, BBRI sebesar Rp476,4 miliar, BMRI Rp285,1 miliar, dan BBNI senilai Rp36,0 miliar di pasar reguler selama sepekan.

Tidak hanya kuartet saham bank dengan market cap jumbo di atas, saham emiten BUMN PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) juga mencatatkan net sell Rp285,1 miliar selama seminggu.

TLKM sendiri menduduki market cap terbesar keempat bursa Rp400,21 triliun.

Aksi jual asing akhir-akhir ini juga turut menekan kinerja IHSG. Selama sepekan, IHSG IHSG terkoreksi 0,60%. Kemudian, dalam sebulan IHSG minus 2,89%.

Keluarnya investor asing dari saham-saham besar tersebut (yang secara kepemilikan cenderung dimiliki asing) terjadi di tengah sejumlah sentimen yang ada.

Sebut saja, sentimen terkait aksi kerek bunga oleh sejumlah bank sentral global yang memicu risiko resesi sampai aksi tahan suku bunga sejauh ini oleh Bank Indonesia (BI). (ADF)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD