IDXChannel - PT Asuransi Digital Bersama Tbk (YOII) berencana melakukan penambahan modal melalui pemberian Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue tahap I.
Dalam aksi korporasi tersebut, perseroan akan menerbitkan sebanyak 684.937.500 saham baru dengan nilai nominal Rp100 per saham.
Berdasarkan prospektus yang disampaikan dalam keterbukaan informasi Rabu (21/1/2026), pemegang saham yang tidak melaksanakan HMETD berpotensi mengalami dilusi kepemilikan hingga maksimal 16,67 persen.
Manajemen YOII menjelaskan, seluruh dana hasil penambahan modal melalui PMHMETD I, setelah dikurangi biaya emisi, akan dialokasikan untuk keperluan modal kerja perseroan.
Langkah ini diharapkan dapat memperkuat struktur permodalan sekaligus memberikan ruang pendanaan yang memadai bagi perseroan dalam menjalankan strategi pengembangan usaha ke depan.
“Dengan adanya peningkatan modal melalui PMHMETD I, struktur permodalan perseroan akan menjadi lebih solid sehingga mendukung keberlanjutan dan pertumbuhan bisnis,” tulis manajemen.
Sehubungan dengan rencana tersebut, perseroan akan meminta persetujuan pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan berlangsung pada 3 Maret 2026.
Hingga September 2025, YOII mencatat laba bersih Rp18,5 miliar, naik tipis 6,3 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp17,4 miliar. Dengan demikian, laba bersih per saham setara dengan Rp5,43.
Saham YOII bergerak stagnan di harga Rp108 pada Rabu (21/1/2026) setelah menguat tipis 0,93 persen pada perdagangan kemarin.
(DESI ANGRIANI)