Pernyataan tersebut disampaikan sebagai tanggapan atas permintaan penjelasan BEI terkait pemberitaan mengenai rumor akuisisi Bayan oleh Jhonlin Group.
“Perseroan tidak mengetahui adanya rencana pengambilalihan dan/atau akuisisi saham Perseroan sebagaimana dimaksud dalam informasi yang beredar tersebut,” tulis manajemen Bayan.
Meski demikian, Bayan menyebut pemegang saham pengendali perseroan dari waktu ke waktu dapat mempertimbangkan berbagai kesempatan dan peluang untuk memaksimalkan investasi mereka di Bayan.
Terkait kabar bahwa Haji Isam atau pihak yang terafiliasi dengannya berencana mengambil alih sekitar 62,2 persen saham Bayan, perseroan juga menegaskan belum mengetahui adanya rencana transaksi tersebut.
Bayan juga menyatakan tidak memiliki informasi mengenai pihak-pihak yang terlibat maupun struktur transaksi yang disebut dalam rumor tersebut.