IDXChannel - FTSE Russell memutuskan menunda jadwal review indeks saham Indonesia yang semula direncanakan pada Maret 2026 menjadi Juni 2026. Bursa Efek Indonesia (BEI) buka suara terkait hal itu.
Pejabat Sementara Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, menegaskan bahwa komunikasi dengan FTSE Russell tetap berjalan dengan baik.
Pihaknya telah melakukan pertemuan langsung dengan FTSE Russell dan memperoleh dukungan atas berbagai rencana aksi yang tengah dijalankan BEI bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta Self Regulatory Organization (SRO).
"Dalam pertemuan kami dengan FTSE kemarin dapat kami sampaikan bahwa FTSE memberikan support atas rencana aksi yang sedang dilakukan oleh BEI bersama dengan OJK dan SRO," ungkapnya saat dikonfirmasi pada Selasa (10/2/2026).
Menurut Jeffrey, FTSE Russell menekankan pentingnya implementasi dari rencana aksi tersebut agar berjalan sesuai dengan timeline yang telah disampaikan sebelumnya.
"Mereka menekankan pada implementasinya agar sesuai dengan timeline yang sudah disampaikan," lanjutnya.
Jeffrey menambahkan, BEI mengapresiasi dukungan yang diberikan FTSE Russell, sekaligus menegaskan bahwa penundaan review indeks ini tidak disertai dengan kekhawatiran terhadap klasifikasi negara Indonesia di mata lembaga penyusun indeks global tersebut.
"Kita juga dapat memahami bahwa FTSE juga tidak menyampaikan concern terkait country classification," kata dia.
(Febrina Ratna Iskana)