Dilihat dari keberagaman sektornya, antrean IPO kali ini didominasi oleh sektor Consumer Non-Cyclicals 2 perusahaan dan Healthcare 4 perusahaan.
Sektor Consumer Cyclicals dan infrastruktur menyusul dengan masing-masing 1 perusahaan.
Selain pergerakan di pasar saham, Nyoman juga memaparkan kinerja penerbitan Efek Bersifat Utang dan Sukuk (EBUS) yang cukup masif, di mana telah terbit 71 emisi obligasi dari 43 penerbit dengan total himpunan dana sebesar Rp76,09 triliun.
Hingga saat ini, masih terdapat 48 emisi dari 33 penerbit EBUS yang masuk dalam pipeline obligasi.
Kemudian untuk Rights Issue, per tanggal 26 Juni 2026 telah terdapat 4 perusahaan tercatat yang telah menerbitkan rights issue dengan total nilai Rp3,89 triliun, serta masih terdapat 1 perusahaan tercatat dalam pipeline yakni sektor Properties & Real Estate.
(kunthi fahmar sandy)