Sementara itu, masih terdapat 48 emisi dari 33 penerbit yang berada dalam pipeline penerbitan obligasi. Sektor keuangan menjadi kontributor terbesar dengan 12 calon penerbit, diikuti sektor infrastruktur sebanyak enam perusahaan serta sektor basic materials dan energi yang masing-masing menyumbang lima perusahaan.
Di sisi aksi korporasi, BEI mencatat telah terdapat empat perusahaan tercatat yang melaksanakan rights issue dengan total nilai mencapai Rp3,89 triliun sepanjang tahun ini.
Adapun hingga saat ini masih terdapat satu perusahaan yang berada dalam antrean rights issue, yang seluruhnya berasal dari sektor properti dan real estat.
Kondisi tersebut menunjukkan aktivitas penghimpunan dana di pasar modal Indonesia masih terjaga, dengan minat perusahaan untuk memanfaatkan pasar saham maupun pasar obligasi sebagai sumber pendanaan yang tetap tinggi di tengah dinamika ekonomi global.
(Shifa Nurhaliza Putri)