Dalam kompetisi HOTS Season 3, ia aktif memperdagangkan saham-saham yang tengah ramai direspons pasar, seperti PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), Vale Indonesia (INCO), Timah (TINS), serta trio farmasi Kimia Farma (KAEF), Indofarma (INAF), dan Itama Ranoraya (IRRA).
Ia juga mencatatkan transaksi besar di sejumlah saham bank mini seperti Bank MNC Internasional (BABP), Bank Ganesha (BGTG), Bank Bumi Arta (BNBA), Bank Artha Graha Internasional (INPC), Bank QNB Indonesia (BKSW), hingga Allo Bank Indonesia [dulu Bank Harda Internasional] (BBHI). Rata-rata transaksi hariannya saat itu mencapai Rp100-Rp150 miliar dengan frekuensi 20-50 kali per hari.
Prestasinya berlanjut di HOTS Championship Season 4 yang berlangsung 31 Mei-2 Juli 2021. Ia kembali menyabet Juara 1 kategori Transaction Value dengan nilai transaksi Rp2,552 triliun, memecahkan rekor pribadinya.
Menariknya, capaian tersebut diraih ketika pasar bergerak relatif sideways, dengan pendekatan transaksi yang lebih selektif namun berukuran lebih besar.
Sebelumnya, pada HOTS Championship Season 2, Bekti juga pernah meraih Juara 2 kategori return dengan imbal hasil 107 persen pada Agustus-September 2020. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.