IDXChannel - Harga emas dunia masih bertahan di level tinggi meski reli yang berlangsung sejak 2022 mulai kehilangan momentum setelah mencapai rekor pada Januari 2026.
Situasi tersebut memunculkan pertanyaan baru di pasar, apakah tren kenaikan emas telah mendekati akhir atau hanya mengalami jeda sementara sebelum kembali melanjutkan penguatan.
Kolumnis Reuters, Clyde Russell, menilai, pada Jumat (5/6/2026), sejarah menunjukkan reli besar emas biasanya diikuti koreksi yang cukup dalam.
Namun, kondisi pasar saat ini dinilai berbeda karena didorong kombinasi faktor yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Harga emas melonjak sekitar 245 persen sejak September 2022 hingga mencapai rekor USD5.594,82 per ons pada 29 Januari 2026. Sejak saat itu, harga terkoreksi sekitar 20 persen dan ditutup di level USD4.473,89 per troy ons pada Kamis.