IDXChannel - Harga emas diperkirakan masih bergerak terbatas pada pekan ini setelah membukukan penurunan mingguan terbesar dalam enam pekan.
Pelaku pasar menilai risiko inflasi akibat lonjakan harga energi dan potensi suku bunga tinggi di Amerika Serikat (AS) masih menjadi hambatan utama bagi penguatan logam mulia.
Pada perdagangan Jumat (17/7/2026), harga emas spot naik 1,02 persen ke level USD4.017,11 per troy ons.
Namun secara mingguan, emas tetap melemah 2,65 persen setelah sempat menyentuh level terendah sejak 30 Juni.
Eskalasi konflik antara AS dan Iran mendorong kenaikan harga energi dan memicu kekhawatiran inflasi global.