Sementara itu, Managing Partner sekaligus market strategist Sprott Inc., Paul Wong, menilai emas sudah bergerak terlalu jauh di bawah rata-rata pergerakan 200 hari.
Menurut dia, kondisi tersebut meningkatkan peluang terjadinya pemulihan harga menjelang akhir musim panas.
Di kalangan investor ritel, sentimen masih terbelah.
Dari 169 responden survei online Kitco, sebanyak 40 persen memperkirakan emas menguat pekan ini, 36 persen memprediksi penurunan, dan 24 persen memperkirakan harga bergerak konsolidatif.
Fokus pasar pekan ini akan tertuju pada keputusan kebijakan moneter Bank Sentral Eropa (ECB) pada Kamis, yang diperkirakan mempertahankan suku bunga.
Selain itu, investor juga akan mencermati data klaim pengangguran mingguan AS, indeks PMI S&P Global Flash Juli, serta data penjualan rumah baru AS untuk Juni. (Aldo Fernando)