IDXChannel - Harga emas melemah pada Senin (20/7/2026) seiring perkembangan konflik yang semakin memanas antara Amerika Serikat (AS) dan Iran mendorong kenaikan harga energi serta membayangi prospek suku bunga AS.
Harga emas spot turun 0,24 persen menjadi USD4.007,58 per troy ons.
Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun naik 0,4 persen, sedangkan indeks dolar AS menguat 0,2 persen. Penguatan dolar membuat emas menjadi lebih mahal bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain.
Ketegangan geopolitik meningkat setelah Garda Revolusi Iran menyatakan telah menyerang aset-aset militer AS di kawasan Timur Tengah menyusul gelombang baru serangan udara AS ke sejumlah kota di Iran.
Di saat yang sama, kelompok Houthi di Yaman yang didukung Iran mengumumkan blokade laut terhadap Arab Saudi.
Harga minyak mentah Brent turut menguat setelah sempat menyentuh level tertinggi dalam lebih dari satu bulan. Lonjakan harga energi memicu kekhawatiran inflasi dan memperkuat ekspektasi bahwa suku bunga AS akan bertahan tinggi lebih lama.