sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Belajar dari Sejarah, Koreksi Harga Emas Mungkin Belum Usai

Market news editor TIM RISET IDX CHANNEL
05/06/2026 11:29 WIB
Harga emas dunia masih bertahan di level tinggi meski reli yang berlangsung sejak 2022 mulai kehilangan momentum setelah mencapai rekor pada Januari 2026.
Belajar dari Sejarah, Koreksi Harga Emas Mungkin Belum Usai. (Foto: Pexels)
Belajar dari Sejarah, Koreksi Harga Emas Mungkin Belum Usai. (Foto: Pexels)

Berdasarkan pola historis, koreksi tersebut sebenarnya masih tergolong moderat.

Pada siklus sebelumnya, emas pernah naik 170 persen dari 2008 hingga 2011 sebelum kemudian anjlok 37 persen dalam beberapa tahun berikutnya. Setelah itu, emas kembali menguat 74 persen hingga 2020 sebelum terkoreksi 22 persen sampai 2022.

Menurut Russell, semakin besar kenaikan harga emas, biasanya semakin besar pula koreksi yang terjadi setelahnya. Jika pola yang sama kembali terulang, emas masih berpotensi mengalami tekanan dalam beberapa bulan atau bahkan beberapa tahun ke depan.

“Berdasarkan pola reli dan koreksi pada siklus-siklus sebelumnya, harga emas berpotensi mengalami penurunan yang lebih dalam dalam beberapa bulan bahkan beberapa tahun ke depan sebelum kembali melanjutkan tren kenaikannya,” kata Russell.

Ia menambahkan, “Namun, asumsi tersebut bergantung pada anggapan bahwa faktor-faktor yang mendorong reli dan fase konsolidasi pada masa lalu masih berlaku dalam kondisi pasar saat ini.”

Meski demikian, reli emas kali ini ditopang oleh sejumlah faktor yang bergerak bersamaan.

Halaman : 1 2 3 4 5
Advertisement
Advertisement