sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Berencana Akuisisi Pabrik Mayne Pharma, PYFA Bidik Dana Segar Lewat Rights Issue

Market news editor Desi Angriani
16/03/2026 20:35 WIB
Dalam rencana tersebut, perseroan akan menerbitkan sebanyak 5,7 miliar saham baru dengan nilai nominal Rp100 per saham.
Berencana Akuisisi Pabrik Mayne Pharma, PYFA Bidik Dana Segar Lewat Rights Issue (Foto: iNews Media Group)
Berencana Akuisisi Pabrik Mayne Pharma, PYFA Bidik Dana Segar Lewat Rights Issue (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Emiten farmasi PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) kembali menyiapkan rights issue tahap II untuk mengakuisisi pabrik Mayne Pharma di Salisbury, Australia Selatan.

Dalam rencana tersebut, perseroan akan menerbitkan sebanyak 5,7 miliar saham baru dengan nilai nominal Rp100 per saham.

Bersamaan dengan pelaksanaan PMHMETD II, perseroan juga berencana menerbitkan waran yang akan menyertai saham hasil pelaksanaan rights issue tersebut. 

Jumlah waran yang akan diterbitkan maksimal 35 persen dari total saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh.

Manajemen menyebutkan, harga pelaksanaan PMHMETD II akan ditentukan kemudian, termasuk harga final serta jumlah final saham yang akan diterbitkan.

Dana yang diperoleh dari aksi korporasi ini, setelah dikurangi biaya-biaya emisi, akan digunakan untuk mendukung rencana akuisisi serta memperkuat struktur permodalan perseroan. 

Selain itu, dana tersebut juga akan dialokasikan untuk mendukung pengembangan usaha, termasuk kebutuhan modal kerja, belanja modal, serta berbagai kebutuhan pendanaan lain yang terkait dengan kegiatan operasional dan ekspansi bisnis.

“Penambahan modal dari hasil PMHMETD II akan memperkuat struktur dan kapasitas permodalan serta meningkatkan kemampuan perseroan dalam kegiatan operasional, investasi, dan pendanaan,” tulis manajemen dalam prospektus Senin (16/3/2026).

Adapun rencana PMHMETD II tersebut akan dibahas dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan berlangsung pada 22 April 2026.

Sebagai informasi, PYFA dirumorkan tertarik mengakuisisi pabrik Mayne Pharma untuk  memperluas jejak bisnisnya di pasar Negeri Kanguru tersebut.

Produsen farmasi asal Indonesia ini sebelumnya telah memperluas kehadirannya di Australia melalui akuisisi Probiotic, perusahaan manufaktur dan distributor produk resep serta obat bebas di Victoria, senilai USD251 juta pada tahun lalu.

Sejumlah firma ekuitas swasta (private equity) Australia, termasuk Genesis Capital dan Anchorage Capital Partners, juga disebut tengah meninjau peluang serupa.

Nilai lahan di pabrik Mayne menjadi salah satu daya tarik utama, diperkirakan mencapai sekitar separuh dari total valuasi aset yang ditawarkan.

(DESI ANGRIANI)

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement