Dana yang diperoleh dari aksi korporasi ini, setelah dikurangi biaya-biaya emisi, akan digunakan untuk mendukung rencana akuisisi serta memperkuat struktur permodalan perseroan.
Selain itu, dana tersebut juga akan dialokasikan untuk mendukung pengembangan usaha, termasuk kebutuhan modal kerja, belanja modal, serta berbagai kebutuhan pendanaan lain yang terkait dengan kegiatan operasional dan ekspansi bisnis.
“Penambahan modal dari hasil PMHMETD II akan memperkuat struktur dan kapasitas permodalan serta meningkatkan kemampuan perseroan dalam kegiatan operasional, investasi, dan pendanaan,” tulis manajemen dalam prospektus Senin (16/3/2026).
Adapun rencana PMHMETD II tersebut akan dibahas dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan berlangsung pada 22 April 2026.
Sebagai informasi, PYFA dirumorkan tertarik mengakuisisi pabrik Mayne Pharma untuk memperluas jejak bisnisnya di pasar Negeri Kanguru tersebut.