Sucor Sekuritas memperkirakan peluang The Fed mempertahankan suku bunga pada September mencapai sekitar 91 persen berdasarkan model ordered-probit.
Angka tersebut jauh berbeda dengan pasar prediksi yang masih mencerminkan peluang kenaikan suku bunga sekitar 55 persen.
Skenario dasar Ahmad adalah The Fed di bawah kepemimpinan Kevin Warsh melihat lonjakan harga akibat perang sebagai tekanan sementara, bukan perubahan rezim inflasi yang permanen.
Dengan demikian, The Fed diperkirakan memilih menahan suku bunga daripada merespons kejutan harga energi dengan kenaikan bunga.
Keputusan tersebut sekaligus dapat menjadi angin segar bagi agenda Bessent.
Treasury tengah mendorong strategi untuk menekan imbal hasil obligasi tenor panjang, termasuk melalui percepatan pembelian kembali obligasi pemerintah atau accelerated bond buybacks.