sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Harga Cabai Rawit Tembus Rp152.872 per Kg, Pemerintah Ambil Stok dari Daerah Surplus

Economics editor Tangguh Yudha
12/09/2026 11:18 WIB
Pemerintah menyiapkan langkah stabilisasi harga cabai rawit dengan mengalirkan stok dari wilayah surplus ke daerah yang mengalami kenaikan harga.
Harga Cabai Rawit Tembus Rp152.872 per Kg, Pemerintah Ambil Stok dari Daerah Surplus. (Foto: iNews Media Group)
Harga Cabai Rawit Tembus Rp152.872 per Kg, Pemerintah Ambil Stok dari Daerah Surplus. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Pemerintah menyiapkan langkah stabilisasi harga cabai rawit dengan mengalirkan stok dari wilayah surplus ke daerah yang mengalami kenaikan harga. Langkah ini dilakukan mengingat rata-rata harga cabai rawit secara nasional telah mencapai Rp81.052 per kg.

Sejumlah provinsi bahkan mencatatkan rerata harga cabai rawit di level yang cukup tinggi. Misalnya Sulawesi Utara dengan harga cabai rawit tembus Rp152.872 per kg, padahal provinsi dengan rerata harga paling rendah, yakni di Nusa Tenggara Timur hanya di banderol Rp56.604 per kg.

Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Kementerian Pertanian (Kementan) mengoptimalkan program Fasilitasi Distribusi Pangan (FDP) untuk mendukung mobilisasi cabai rawit antardaerah. Program tersebut sebelumnya dinilai cukup efektif dalam menekan gejolak harga cabai.

Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa mengatakan, FDP akan diarahkan ke daerah yang mengalami dinamika harga dan pasokan cabai rawit.

"Untuk cabai rawit, berdasarkan informasi dari Kediri, saat ini terdapat dinamika harga dan pasokan yang perlu segera kita respons. Karena itu, kami ingin berkoneksi kembali dengan teman-teman Kementan untuk melihat wilayah mana yang dapat kita dukung melalui FDP," ucap Ketut dalam keterangan resminya dikutip Sabtu (12/9/2026).

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement