Sebelumnya, BI memutuskan untuk mempertahankan BI Rate di level 5,75 persen dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada Rabu (19/8) siang. Keputusan tersebut sesuai dengan ekspektasi pasar.
Selain BI Rate, suku bunga Deposit Facility tetap berada di level 4,75 persen dan Lending Facility sebesar 6,50 persen. Dengan demikian, BI telah mempertahankan tingkat suku bunga selama dua pertemuan berturut-turut.
Menurut catatan BRI Danareksa Sekuritas, keputusan tersebut memperpanjang jeda setelah BI menaikkan suku bunga secara kumulatif 100 basis poin (bps) pada Mei-Juni 2026, dari 4,75 persen menjadi 5,75 persen.
"Bagi IHSG, keputusan ini cenderung netral hingga positif bagi IHSG karena tidak terdapat hawkish surprise dan memberikan kepastian terhadap arah kebijakan moneter domestik," tulis BRI Danareksa Sekuritas dalam catatannya, Rabu (19/8)/
Dengan BI Rate yang tetap, perhatian investor selanjutnya diperkirakan bergeser ke kebijakan stabilisasi rupiah dan perkembangan arus dana asing di pasar domestik.