"Manajemen meyakini bahwa pengembangan usaha LNG akan memperluas pangsa pasar Perseroan, meningkatkan diversifikasi basis pelanggan, serta memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan pendapatan secara berkelanjutan," ujar Andika.
Tak hanya itu, strategi tersebut juga diharapkan dapat memperkuat posisi CGAS sebagai penyedia solusi energi gas terintegrasi bagi sektor industri nasional.
Optimisme tersebut didukung oleh kinerja Perseroan yang menunjukkan pertumbuhan positif sepanjang 2025 lalu, di mana CGAS membukukan pendapatan sebesar Rp611,90 miliar, meningkat 20,33 persen dibanding realisasi 2024 sebesar Rp508,50 miliar.
Pertumbuhan pendapatan tersebut turut mendorong peningkatan profitabilitas, yang tercermin dari laba bersih Perseroan sebesar Rp15,88 miliar pada 2025, atau meningkat 62,79 persen dibanding laba bersih tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp9,76 miliar.
"Dengan fundamental usaha yang terus menguat dan ekspansi bisnis LNG yang tengah dipersiapkan, kami optimistis dapat menjaga pertumbuhan kinerja secara berkelanjutan sekaligus memperkuat perannya dalam mendukung pemenuhan kebutuhan energi industri di Indonesia," ujar Andika.
(taufan sukma)