"Kami percaya kekuatan Blue Bird terletak pada kemampuan menghadirkan berbagai solusi mobilitas yang saling melengkapi," ujarnya.
Pertumbuhan bisnis juga didukung oleh peningkatan produktivitas armada, penguatan kinerja di berbagai wilayah operasional, serta optimalisasi kanal digital. Di segmen non-taksi, layanan shuttle melalui Cititrans menjadi bisnis dengan pertumbuhan tercepat berkat peningkatan armada, optimalisasi rute, dan tingginya mobilitas masyarakat selama libur sekolah. Sementara itu, Bigbird tetap mencatatkan kinerja solid dari permintaan segmen korporasi dan perjalanan rombongan, sedangkan bisnis rental tumbuh didukung permintaan yang stabil.
Selain memperkuat layanan mobilitas, perseroan terus mengoptimalkan pengelolaan siklus hidup armada melalui penjualan kendaraan eks-operasional yang telah direkondisi sesuai standar Blue Bird. Langkah tersebut dinilai mampu mengoptimalkan nilai aset sekaligus memenuhi tingginya permintaan kendaraan bekas berkualitas.
"Memasuki paruh kedua tahun ini, kami akan terus memperkuat portofolio dengan layanan baru, meningkatkan produktivitas armada, serta menjalankan operasional secara disiplin agar dapat terus menghadirkan layanan yang relevan dengan kebutuhan pelanggan," ujarnya.
(Rahmat Fiansyah)