Namun, nilai transaksi hariannya relatif tipis. Dalam 239 hari bursa terakhir, median nilai transaksi harian hanya Rp73,1 juta, bahkan menyusut menjadi sekitar Rp25 juta dalam 60 hari bursa terakhir.
Pada 2 November 2026, saham SMMA hanya diperdagangkan sebanyak 18 lot dengan nilai transaksi Rp36,95 juta.
Di kubu Grup Salim, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) menjadi salah satu penerima kenaikan bobot terbesar. Bobot AMMN bertambah dari 2,8 persen menjadi 3,5 persen, dengan kapitalisasi pasar yang diperhitungkan dalam indeks mencapai Rp60,22 triliun.
Posisinya pun naik dari peringkat kesembilan menjadi ketujuh, melampaui PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI). Free float AMMN tercatat sebesar 22,76 persen per September 2026.
Pengaruh Salim juga terlihat melalui PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI). Kedua emiten tersebut dikendalikan bersama Grup Bakrie.