Selain itu, penetapan harga IPO juga telah mempertimbangkan kondisi pasar, kinerja keuangan, hingga penilaian atas valuasi WBSA.
Perseroan akan menerbitkan 1,8 juta saham baru atau setara 20,75 persen dari total modal disetor dan ditempatkan perseroan. Dengan penetapan harga IPO tersebut, perseroan bakal meraih dana segar sebesar Rp304 miliar sebelum dikurangi biaya emisi.
Sesuai timeline, masa penawaran umum (offering) dilaksanakan pada 2-8 April 2026. Dengan begitu, proses pencatatan akan dilakukan pada 10 April 2026.
Dalam aksi korporasi ini, WBSA menunjuk OCBC Sekuritas (TP) dan Semesta Indovest Sekuritas (MG) sebagai penjamin pelaksana emisi efek serta Indo Capital Sekuritas (IU) sebagai penjamin emisi efek. MG mendapatkan porsi penjatahan terbesar sebanyak 72,07 persen, TP 27,83 persen, dan IU 0,10 persen.
(Rahmat Fiansyah)