Adapun saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya tercatat sebesar Rp311 miliar, dengan total ekuitas mencapai Rp2,39 triliun.
Dividen akan dibayarkan kepada pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) atau recording date pada 24 Juni 2026.
(DESI ANGRIANI)