IDXChannel - PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) mengumumkan mantan Kepala Kepolisian Negara RI (Kapolri) yang menjabat pada 2013-2015, Jenderal Purn. (Pol) Sutarman sebagai Komisaris Utama sekaligus Komisaris Independen perseroan. Di saat yang bersamaan, posisi Direktur Utama juga akan dijabat oleh Pelaksana Tugas (Plt), Natalia Firmansyah.
Penunjukan Sutarman dalam jajaran Dewan Komisaris Bukapalak dilakukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Kamis (11/6/2026). Dalam rapat tersebut, pemegang saham resmi menyetujui perubahan komposisi Dewan Komisaris dan Direksi.
Perubahan susunan manajemen tersebut merupakan bagian dari proses regenerasi dan penguatan tata kelola yang dilakukan perseroan secara berkesinambungan untuk meningkatkan kesiapan menghadapi perkembangan industri digital serta mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Terkait penunjukan Sutarman, Bukalapak beralasan keahliannya di bidang keamanan siber (cybersecurity) dibutuhkan bagi perseroan.
Berdasarkan data Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), kerugian akibat kejahatan siber mencapai Rp476 miliar sepanjang November 2024-Januari 2025, dengan lonjakan laporan penipuan digital hingga 1,2 juta kasus pada pertengahan tahun 2025.
Komisaris Utama Bukalapak, Adi Wardhana Sariaatmadja, menyambut baik bergabungnya Sutarman ke dalam jajaran dewan pengawas.
"Dengan pengalaman dan kontribusi beliau yang luas, khususnya dalam bidang kepemimpinan, tata kelola, dan keamanan siber, kami berharap kehadiran beliau dapat semakin memperkuat fungsi pengawasan dan memberikan perspektif strategis bagi perseroan dalam menghadapi perkembangan industri digital yang terus berkembang serta mendukung pertumbuhan perseroan yang berkelanjutan,” ujarnya dalam keterangan resmi dikutip Sabtu (13/6/2026),
RUPST juga menyetujui pengangkatan Natalia Firmansyah sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama, menggantikan Willix Halim yang telah menyelesaikan masa tugasnya. Di saat yang sama, rapat juga menyetujui pengangkatan kembali Victor Putra Lesmana sebagai Direktur Perseroan.
Langkah ini diambil untuk memastikan keberlanjutan pelaksanaan strategi bisnis, operasional, dan tata kelola perseroan yang baik (Good Corporate Governance). Natalia akan memimpin untuk sementara hingga pengangkatan Direktur Utama dilaksanakan sesuai dengan regulasi yang berlaku serta rekomendasi dari Komite Nominasi dan Remunerasi perseroan.
Melalui kombinasi rekam jejak yang solid dari Sutarman di jajaran Komisaris, serta kepemimpinan Natalia Firmansyah sebagai Plt. Direktur Utama dan Victor Putra Lesmana sebagai Direktur, Bukalapak optimistis dapat menavigasi dinamika industri digital yang bergerak cepat.
Di samping itu, Adi Wardhana juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Yenny Wahid yang telah menyelesaikan masa jabatannya sebagai Komisaris Independen sekaligus ESG Ambassador Bukalapak.
“Secara khusus, kami juga menyampaikan penghargaan kepada Ibu Yenny Wahid atas kontribusi, pandangan, dan arahan yang diberikan selama menjalankan tugas sebagai Komisaris Independen perseroan. Melalui perannya dalam mendorong penerapan tata kelola perusahaan yang baik, penguatan fungsi nominasi dan remunerasi, serta dukungannya terhadap berbagai inisiatif keberlanjutan perseroan, termasuk sebagai Duta ESG perseroan, Yenny telah memberikan perspektif dan nilai tambah yang berarti dalam mendukung pertumbuhan perseroan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan," katanya.
Adi Wardhana menghormati dan mendukung penuh keputusan serta komitmen Yenny Wahid untuk melanjutkan dedikasinya di ranah sosial, pendidikan, toleransi, dan pembangunan berkelanjutan melalui berbagai organisasi yang dipimpinnya di tingkat nasional maupun internasional.
Berikut susunan Direksi dan Komisaris Bukalapak hasil RUPST 11 Juni 2026:
KOMISARIS
Komisaris Utama & Komisaris Independen: Sutarman
Komisaris: Adi Wardhana Sariaatmadja
Komisaris: Jay Geoffrey Wacher
DIREKSI
Plt Direktur Utama: Nataliea Firmansyah
Direktur: Victor Putra Lesmana
(Rahmat Fiansyah)