IDXChannel - PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) belum menghabiskan dana hasil penawaran umum sejak Initial Public Offering (IPO) pada Agustus 2021. Hingga akhir 2025, posisi sisa dana IPO Bukalapak mencapai Rp4,3 triliun.
Sebagai informasi, Bukalapak memperoleh dana IPO setelah dikurangi biaya emisi mencapai Rp21,3 triliun. Dengan kata lain, dana yang baru dihabiskan sekitar Rp17 triliun.
Sisa dana IPO jumbo tersebut saat ini disimpan di sejumlah instrumen keuangan seperti deposito, giro, dan obligasi. Yang terbesar ada di deposito dengan nilai Rp1,2 triliun.
Sekretaris Perusahaan Bukalapak, Cuti Fika Lutfi mengungkapkan, alasan perseroan menempatkan dana IPO di deposito hingga obligasi sebagai bagian dari pengelolaan keuangan yang hati-hati (prudent).
"Instrumen tersebut dipilih karena memiliki tingkat risiko yang rendah, likuiditas yang memadai, serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," katanya dikutip Selasa (17/2/2026).