Pada tahun buku 2023 dan 2024, perusahaan membagikan dividen senilai masing-masing Rp72 per saham dan Rp106 per saham.
Selain dividen, RUPST juga merestui langkah pembelian kembali saham (buyback) sejumlah 438.000 saham, atau setara 0,002 persen dari jumlah modal yang telah ditempatkan dan disetor penuh.
Proyeksi biaya untuk aksi buyback ini mencapai Rp1 miliar, dan nominal tersebut sudah mencakup komisi untuk perantara pedagang efek serta beban-beban terkait lainnya.
Parwati menekankan pertumbuhan perusahaan yang berkualitas dengan fundamental permodalan dan likuiditas dalam kondisi kuat terus dijaga sepanjang 2025.
"Di tengah dinamika global yang menantang, Bank telah menjaga keseimbangan antara ekspansi kredit yang selektif, pengelolaan risiko yang baik, serta penguatan CASA dan basis nasabah yang berkelanjutan," katanya.
(DESI ANGRIANI)