IDXChannel - PT Bank Permata Tbk (BNLI) menetapkan dividen tunai sebesar Rp1,27 triliun untuk tahun buku 2025. Besaran dividen tersebut setara dengan Rp35 per saham.
Dividen tersebut setara dengan 35 persen dari laba bersih perseroan pada tahun lalu yang mencapai Rp3,59 triliun. Dividen tersebut juga meningkat dibandingkan 2024 yang sebesar Rp1,08 triliun atau Rp30 per saham.
Direktur Utama Bank Permata, Meliza M. Rusli mengatakan, perseroan berhasil mencatatkan kinerja keuangan yang positif sepanjang tahun lalu. Capaian ini dinilainya merupakan hasil dari inovasi layanan yang konsisten, peningkatan efisiensi operasional, serta penguatan tata kelola perusahaan yang baik dan berkelanjutan.
Selain laba bersih yang tumbuh 0,6 persen, aset Bank Permata meningkat 3,6 persen menjadi Rp268,3 triliun. Dari aspek permodalan, rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) tercatat sebesar 34,6 persen, sementara rasio CET-1 berada di angka 26,6 persen.
“Kami ingin membangun bank yang tumbuh bersama nasabah serta memperdalam hubungan jangka panjang melalui layanan yang relevan, dengan menjadi bank pilihan dan utama untuk memenuhi kebutuhan layanan perbankan sehari-hari, baik untuk individual, bisnis, dan keluarga lintas generasi,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (8/4/2026).