Menurutnya, strategi BSDE dalam menghadirkan produk yang tepat sasaran serta program pemasaran yang adaptif menjadi faktor kunci dalam menjaga momentum penjualan. Segmen residensial tetap menjadi pendorong utama, didukung oleh proyek-proyek unggulan di BSD City seperti Nava Park, Hiera, The Armont Residences, Eonna, Terravia, Vireya, serta peluncuran klaster baru “Izzi”.
Selain itu, proyek di Grand Wisata Bekasi, Kota Wisata Cibubur dan Grand City Balikpapan juga memberikan kontribusi positif terhadap marketing sales.
Sementara itu, segmen komersial, penjualan ruko mendominasi dengan kontribusi Rp584,60 miliar, diikuti kavling komersial Rp246,67 miliar dan apartemen Rp112,87 miliar. Penjualan apartemen didukung oleh proyek seperti The Elements, Southgate dan Aerium di Jakarta, serta Akasa dan Upper West di BSD City.
Secara geografis, BSD City tetap menjadi tulang punggung dengan kontribusi sekitar 71 persen terhadap total prapenjualan, menegaskan daya tarik kawasan mandiri yang terintegrasi dan terus berkembang.
Ke depan, kata Hermawan, BSDE melihat peluang tetap terbuka seiring dengan potensi stabilisasi suku bunga serta berbagai insentif yang dapat mendorong daya beli masyarakat.