IDXChannel – Bursa saham Asia bergerak variatif pada Rabu (7/1/2026), di tengah Wall Street yang kembali mencatatkan rekor tertinggi sepanjang masa.
Menurut data pasar, pukul 09.44 WIB, indeks saham utama Jepang, Nikkei, melemah 0,53 persen setelah mencetak rekor penutupan tertinggi pada sesi sebelumnya. Sementara, Topix Jepang tergerus 0,41 persen.
Meski demikian, Nikkei masih mencatat kenaikan sekitar 4 persen dalam dua hari pertama tahun ini dan menorehkan rekor penutupan tertinggi pada Selasa.
Pelemahan terjadi seiring aksi ambil untung investor, sementara perhatian pasar beralih ke rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat (AS) yang diperkirakan menentukan arah kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed).
Kepala Strategi Asset Management One, Hitoshi Asaoka, mengatakan, dikutip Reuters, “Dalam dua sesi terakhir, terlihat dana yang sebelumnya terkonsentrasi di saham-saham kecerdasan buatan di AS mulai terdiversifikasi ke negara lain, seiring penguatan pasar saham global.”