IDXChannel – Bursa saham Asia melemah pada perdagangan Jumat (20/2/2026), mengikuti pelemahan Wall Street di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik Amerika Serikat (AS)-Iran dan sikap hati-hati investor menjelang rilis data inflasi Negeri Paman Sam.
Indeks Nikkei 225 turun 1,31 persen, sementara indeks Topix yang lebih luas melemah 1,17 persen pada pukul 08.45 WIB, memutus reli dua hari, seiring saham teknologi dan perbankan memimpin pelemahan.
Selera risiko global melemah di tengah meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran, setelah militer AS menambah kehadirannya di Timur Tengah seiring Presiden AS Donald Trump mempertimbangkan opsi aksi militer untuk menekan Teheran ke meja perundingan.
Mengutip Trading Economics, investor juga bersikap hati-hati menjelang rilis data ekonomi penting AS yang dapat membentuk ekspektasi kebijakan The Fed, terutama setelah risalah rapat menunjukkan sejumlah pejabat terbuka untuk kembali menaikkan suku bunga jika inflasi tetap persisten.
Dari dalam Negeri Sakura, data menunjukkan inflasi utama dan inflasi inti Jepang melambat pada Januari, mencerminkan langkah pemerintah untuk meredakan tekanan biaya hidup.