Hang Seng Hong Kong juga tergerus 1,18 persen, sedangkan ASX 200 Australia merosot 0,13 persen.
Berbeda, STI Singapura menguat 0,29 persen. Sementara itu, saham Korea Selatan melonjak ke rekor tertinggi pada Jumat, menembus level 5.700 untuk pertama kalinya.
Indeks acuan Kospi naik 1,24 persen menjadi 5.747.
Wall Street Merah
Indeks saham AS atau Wall Street bergerak sedikit lebih rendah pada Kamis setelah data ekonomi yang beragam dan proyeksi mengecewakan dari Walmart untuk tahun mendatang, sementara sinyal kuatnya pasar tenaga kerja membantu dolar AS melanjutkan penguatannya.
Ketiga indeks utama saham AS mengikuti pelemahan bursa Eropa dan berpotensi mengakhiri tren penguatan tiga sesi beruntun, sementara kekhawatiran atas pasokan minyak akibat potensi konflik AS-Iran turut menopang harga minyak mentah.
"Hari ini investor menimbang sejumlah data ekonomi dan apa yang disampaikan kinerja laba Walmart terkait kondisi konsumen," ujar Chuck Carlson, CEO Horizon Investment Services di Hammond, Indiana, dikutip dari Reuters.