Pelemahan tersebut mengikuti tekanan di Wall Street, terutama akibat aksi jual saham teknologi utama yang membebani sentimen investor.
Mengutip Trading Economics, investor juga masih berhati-hati terhadap valuasi saham yang dinilai tinggi serta meningkatnya pengawasan regulator terhadap produk investasi berleverage yang terkait dengan sektor semikonduktor Korea Selatan.
Pemerintah setempat tengah mengkaji sejumlah langkah untuk meredam volatilitas pasar dan tingginya aktivitas leverage investor ritel.
Tekanan terbesar datang dari saham teknologi utama seperti SK Hynix yang turun 2 persen dan Samsung Electronics yang melemah 2,7 persen.
Saham otomotif juga terkoreksi, dengan Hyundai Motor Company turun 5,5 persen, HD Hyundai Heavy Industries melemah 2,2 persen, dan Kia Corporation turun 4,2 persen.