Menurutnya, meski tidak ada katalis khusus, volatilitas intraday berpotensi tetap tinggi karena saham AI dan saham berharga tinggi menjadi lebih sensitif menjelang musim laporan keuangan.
Tekanan di Jepang juga terlihat pada saham-saham teknologi. Murata Manufacturing anjlok hampir 10 persen, Tokyo Electron turun 6,19 persen, sedangkan SoftBank Group melemah 5,75 persen.
Pergerakan Nikkei juga mengikuti pelemahan Kospi dan indeks semikonduktor Philadelphia (SOX) di AS yang turun hampir 4,5 persen pada perdagangan Selasa waktu setempat.
Investor kini menantikan laporan keuangan emiten teknologi besar AS, dengan Microsoft dijadwalkan merilis kinerja pada Rabu dan Amazon pada Kamis.
Di sisi lain, pelemahan harga minyak setelah meredanya kekhawatiran terhadap pasokan dari Timur Tengah serta aksi beli pada saham-saham yang telah terkoreksi membantu membatasi tekanan di pasar Asia secara keseluruhan.