IDXChannel - Bursa saham Asia bergerak variatif pada perdagangan Selasa (8/9/2026), sementara yen Jepang menguat tajam ke level terkuat dalam lebih dari enam bulan.
Pergerakan pasar dibayangi data ekonomi regional yang beragam serta meningkatnya ketegangan di Timur Tengah yang kembali mendorong harga minyak dan imbal hasil obligasi.
Indeks Nikkei 225 Jepang bergerak fluktuatif antara zona positif dan negatif sebelum akhirnya naik 0,26 persen pada Selasa pagi.
Di pasar valuta asing, yen menguat hingga 0,6 persen ke level 153,51 per USD, sekaligus menjadi posisi terkuat sejak 18 Februari.
Sementara itu, indeks MSCI Asia-Pasifik di luar Jepang naik 0,2 persen, dengan KOSPI Korea Selatan menjadi salah satu penguat utama setelah meningkat 1,2 persen.