Meski demikian, indeks KOSPI Korea Selatan mampu bangkit sekitar 4 persen pada perdagangan Kamis setelah tertekan dalam beberapa sesi sebelumnya. Namun, secara mingguan indeks tersebut masih mencatat penurunan sekitar 12 persen.
Sentimen juga mendapat dorongan dari laporan keuangan Samsung Electronics yang membukukan lonjakan laba operasional hampir 19 kali lipat pada kuartal II-2026, sehingga membantu memperbaiki optimisme investor terhadap sektor teknologi.
Secara regional, indeks MSCI Asia Pacific ex-Japan menguat lebih dari 1 persen, sementara indeks Nikkei 225 Jepang naik sekitar 2 persen, meski masih mengarah pada pelemahan sekitar 3 persen sepanjang pekan ini.
Pergerakan bursa utama Asia lainnya cenderung beragam.
Indeks Shanghai Composite menguat tipis 0,01 persen, Hang Seng Hong Kong naik 0,09 persen, sedangkan ASX 200 Australia melemah 0,36 persen dan Straits Times Index (STI) Singapura turun 0,58 persen.
Dari pasar komoditas, harga minyak juga mulai terkoreksi setelah melonjak lebih dari 7 persen sehari sebelumnya akibat meningkatnya konflik di Timur Tengah.