Nilai dolar AS juga melemah terhadap sejumlah mata uang utama.
The Fed memangkas suku bunga sebanyak seperempat poin, dan proyeksi yang dirilis usai pertemuan dua hari menunjukkan sebagian besar pembuat kebijakan hanya memandang satu kali pemangkasan seperempat poin pada 2026, sejalan dengan proyeksi bulan September.
Dalam konferensi pers, Ketua The Fed Jerome Powell tidak memberi panduan apakah pemangkasan suku bunga berikutnya akan terjadi dalam waktu dekat.
Namun, ia menegaskan pasar tenaga kerja AS menghadapi risiko penurunan yang cukup besar dan bank sentral tidak ingin kebijakannya menekan penciptaan lapangan kerja.
Pasar saham menguat dan imbal hasil obligasi melemah setelah komentar Powell tersebut.
“Pemangkasan suku bunga hari ini benar-benar menjadi kabar manis bagi pasar obligasi dan pasar saham,” ujar CEO Longbow Asset Management di Tulsa, Oklahoma, Jake Dollarhide, dikutip Reuters.