IDXChannel – Bursa saham Asia melemah pada Kamis (12/3/2026) seiring harga minyak melonjak menyusul laporan serangan terhadap lebih banyak kapal di Selat Hormuz dan perairan Irak.
Lonjakan harga energi itu memicu kekhawatiran inflasi serta mendorong biaya pinjaman lebih tinggi di berbagai negara.
Hingga pukul 08.35 WIB, indeks Nikkei turun 0,72 persen, sedangkan indeks Topix yang lebih luas melemah 1,09 persen.
Manajer portofolio senior GCI Asset Management Takamasa Ikeda mengatakan pasar kini bertaruh konflik akan berlangsung lebih lama.
"Pasar bertaruh perang ini akan berlangsung lama. Harga minyak naik, dan itu mendorong investor menjual saham,” kata Ikeda, seperti dikutip Reuters.