Penurunan saham teknologi, khususnya sektor semikonduktor, kemudian menjadi pendorong utama pelemahan indeks.
Di Jepang, Kioxia Holdings menjadi saham dengan penurunan terbesar di Nikkei 225, yakni 10,25 persen. Furukawa Electric menyusul dengan penurunan 10,10 persen, sementara Pan Pacific International merosot 9,75 persen.
SoftBank Group, yang merupakan investor besar di sektor kecerdasan buatan (AI), juga terkoreksi 6,47 persen.
Tekanan juga terjadi di Korea Selatan. Indeks Kospi merosot tajam 4,72 persen, dengan saham raksasa semikonduktor Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing merosot lebih dari 7 persen.
Aksi jual saham chip Asia tersebut mengikuti pelemahan saham semikonduktor dan perusahaan terkait kecerdasan buatan (AI) di AS.