Kekhawatiran terhadap inflasi dan tingginya utang pemerintah membuat imbal hasil obligasi tetap tinggi, sehingga meningkatkan tekanan terhadap saham-saham teknologi yang memiliki valuasi tinggi.
Sementara itu, indeks Shanghai Composite China turun 1,16 persen. Indeks Hang Seng Hong Kong melemah 0,43 persen, ASX 200 Australia turun 0,30 persen, sedangkan Straits Times Index (STI) Singapura terkoreksi 0,89 persen.
Sentimen pasar juga terbebani kenaikan harga minyak setelah harapan terhadap penyelesaian konflik di Timur Tengah memudar.
Kondisi tersebut mendorong investor mengurangi aset berisiko sekaligus meningkatkan kekhawatiran terhadap prospek inflasi global. (Aldo Fernando)