IDXChannel - Pergerakan bursa Asia pada perdagangan Jumat (19/7/2024) kompak melemah. Saham-saham sektor teknologi paling banyak mengalami tekanan jual.
Analis Pasar Keuangan, Gunawan Benjamin mengatakan, tekanan ini muncul seiring dengan rilis data ketenaga kerjaan AS yang menunjukan peningkatan jumlah pengangguran pada Juli 2024.
"Serangkaian data tersebut menjadi pemicu memburuknya kinerja pasar saham," kata Gunawan, Jumat (19/7/2024).
Sejumlah indikator keuangan di Amerika Serikat, lanjut Gunawan, juga menunjukan adanya peningkatan pada imbal hasil US Treasury. Kinerja US Dolar Index juga cenderung bergerak naik di atas level 104. Kondisi ini mengindikasikan bahwa kinerja pasar keuangan di tanah air berpeluang besar mengalami koreksi pada perdagangan hari ini.
"Sementara itu, minimnya sentimen pasar membuat IHSG sangat rentan dilanda aksi profit taking," tutur dia.