Pasar saham China dan Hong Kong juga bergerak di zona merah. Indeks saham unggulan China turun 0,18 persen, Hang Seng melemah 0,65 persen, sementara Shanghai Composite terkoreksi 0,48 persen.
Di kawasan lain, ASX 200 Australia turun 0,87 persen dan STI Singapura melemah 0,74 persen.
Sentimen geopolitik turut membebani pasar. Harga minyak Brent memang turun tipis 0,2 persen ke USD111,07 per barel, namun masih bertahan di atas level USD110 di tengah kekhawatiran pasokan global.
Selat Hormuz disebut masih praktis tertutup, sementara Presiden AS Donald Trump mengatakan Washington masih mempertimbangkan serangan lanjutan ke Iran meski negosiasi dengan Teheran terus berlangsung.
Di sisi lain, perhatian investor juga tertuju ke Beijing, tempat Presiden China Xi Jinping dijadwalkan menerima kunjungan Presiden Rusia Vladimir Putin, kurang dari sepekan setelah kunjungan Trump yang menyita perhatian global.