Padahal, beberapa hari sebelumnya, Trump sempat menyatakan akan memperpanjang gencatan senjata dengan Iran tanpa batas waktu guna memberi ruang bagi negosiasi lanjutan.
Di pasar energi, harga minyak kembali menguat seiring berlanjutnya ketegangan di Selat Hormuz.
Minyak mentah Brent naik lebih dari 1 persen ke level USD106,21 per barel, sementara minyak mentah Amerika Serikat menguat 1 persen ke USD96,77 per barel.
Pasar relatif mengabaikan kabar perpanjangan gencatan senjata antara Lebanon dan Israel selama tiga pekan setelah pertemuan tingkat tinggi di Gedung Putih.
Sementara itu, perhatian investor juga tertuju pada serangkaian keputusan bank sentral pekan depan. Federal Reserve (The Fed), European Central Bank (ECB), dan Bank of England (BOE) dijadwalkan mengumumkan kebijakan moneter, dengan fokus pada dampak konflik terhadap inflasi dan pertumbuhan ekonomi.