IDXChannel - Harga emas dunia diperkirakan masih menghadapi tekanan pada perdagangan pekan ini setelah mencatat pelemahan mingguan sebelumnya.
Pelaku pasar kini menantikan serangkaian data inflasi Amerika Serikat (AS) yang dapat memberikan petunjuk baru mengenai arah suku bunga Federal Reserve (The Fed).
Pada penutupan perdagangan Jumat (5/6/2026) pekan lalu, emas spot anjlok 3,29 persen ke level USD4.327,88 per troy ons.
Dalam sepekan, harga emas terkoreksi sekitar 4,68 persen setelah data ketenagakerjaan AS yang lebih kuat dari perkiraan memicu kenaikan imbal hasil obligasi dan memperkuat ekspektasi bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama.
Managing Director Bannockburn Global Forex Marc Chandler menilai, seperti dikutip Kitco, prospek jangka pendek emas masih tertekan.