sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Harga Emas dalam Tren Turun, Logam Mulia Antam Diproyeksi Rp2,63 Juta-Rp2,83 Juta per Gram

Market news editor Anggie Ariesta
08/06/2026 04:00 WIB
Analis pasar uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi, mengungkapkan jika rupiah tidak mengalami depresiasi, maka harga emas domestik diproyeksi turun lebih dalam.
Harga Emas dalam Tren Turun, Logam Mulia Antam Diproyeksi Rp2,63 Juta-Rp2,83 Juta per Gram. (Foto: INews Media Group)
Harga Emas dalam Tren Turun, Logam Mulia Antam Diproyeksi Rp2,63 Juta-Rp2,83 Juta per Gram. (Foto: INews Media Group)

IDXChannel - Harga emas dunia dan domestik menunjukkan tren pelemahan dalam beberapa waktu terakhir. Meski begitu, analis pasar uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi, mengungkapkan sebuah anomali di mana kemerosotan harga logam mulia di pasar dalam negeri justru terselamatkan dan tertahan akibat pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

Ibrahim memaparkan bahwa pada penutupan perdagangan sebelumnya, harga emas global bertengger di level USD4.327 per troy ons, sementara harga logam mulia Antam di Indonesia ditutup stagnan pada level Rp2.738.000 per gram.

"Ya emas dunia pun juga akhirnya melemah kemudian logam mulia pun juga melemah. Nah pelemahan logam mulia ini tertahan oleh pelemahan mata uang rupiah sehingga untuk harga emas ini akan tertahan ya pelemahannya dan secara teknikal bahwa harga emas dunia kemarin ditutup di 4.327 dolar per troy on," jelas Ibrahim dalam keterangannya, Minggu (7/6/2026).

Menurutnya, jika posisi mata uang Garuda saat ini stabil dan tidak mengalami depresiasi, maka harga emas batangan di dalam negeri diproyeksikan sudah anjlok jauh lebih dalam.

"Jadi ketahanan melemahnya logam mulia tertahan oleh pelemahan mata uang rupiah sehingga kalau rupiahnya tidak melemah ya kemungkinan sudah di bawah 2.500.000-an tapi karena rupiahnya melemah ini tertahan. Jadi stagnannya kemarin ditutup di 2.738.000-an," imbuhnya.

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement