Kenaikan ini mencerminkan kuatnya aktivitas perdagangan, baik di pasar saham domestik maupun transaksi institusional.
Sentimen pasar juga ditopang oleh ekspektasi investor bahwa Bank of Korea akan mempertahankan suku bunga acuannya di level 2,5 persen pekan ini.
Kebijakan tersebut dinilai memberikan kesinambungan bagi pasar keuangan serta membantu menstabilkan nilai tukar dan sektor properti di tengah tekanan domestik yang masih berlangsung.
Sementara itu, indeks saham Australia menguat pada Senin, mengikuti kinerja positif Wall Street dan terdorong kenaikan harga minyak.
Penguatan dipimpin oleh sektor keuangan, konsumsi diskresioner, dan energi.
Indeks S&P/ASX 200 naik 0,8 persen ke level 8.785,90. Indeks acuan tersebut ditutup stagnan pada Jumat, dan turun 0,1 persen sepanjang pekan lalu.