Sejumlah saham teknologi dan elektronik lainnya juga menguat. SK Square naik 2,1 persen, Samsung Electro-Mechanics bertambah 2,4 persen, Samsung SDI menguat 2,5 persen, dan LG Electronics naik 1,4 persen.
Namun, penguatan saham semikonduktor masih dibayangi rencana terbaru Amerika Serikat untuk menerapkan tarif semikonduktor secara selektif berdasarkan tingkat produksi perusahaan di dalam negeri.
Besaran tarif dan pengecualian yang akan diberikan masih belum ditetapkan.
Sementara itu, bursa saham Amerika Serikat (AS) menguat pada perdagangan Kamis (3/9/2026) setelah Waller mengisyaratkan preferensinya untuk mempertahankan suku bunga saat ini selama tidak terjadi kejutan pada data inflasi.
Imbal hasil obligasi Treasury AS tenor 10 tahun juga turun ke 4,77 persen setelah sebelumnya mencapai level tertinggi sejak November 2023.
Di China, Shanghai Composite naik 0,89 persen, sedangkan indeks Hang Seng Hong Kong melonjak 2,17 persen. Indeks Straits Times (STI) Singapura juga menguat 0,99 persen.
Sebaliknya, indeks S&P/ASX 200 Australia melemah tipis 0,09 persen. (Aldo Fernando)