sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Bursa Asia Menguat, Nikkei Jepang Tembus 68.000 untuk Pertama Kalinya

Market news editor TIM RISET IDX CHANNEL
03/06/2026 09:40 WIB
Bursa saham Asia cenderung menguat pada perdagangan Rabu (3/6/2026), didorong reli saham teknologi dan kecerdasan buatan (AI) yang berlanjut.
Bursa Asia Menguat, Nikkei Jepang Tembus 68.000 untuk Pertama Kalinya. (Foto: JPX)
Bursa Asia Menguat, Nikkei Jepang Tembus 68.000 untuk Pertama Kalinya. (Foto: JPX)

IDXChannel - Bursa saham Asia cenderung menguat pada perdagangan Rabu (3/6/2026), didorong reli saham teknologi dan kecerdasan buatan (AI) yang berlanjut, meski ketegangan geopolitik di Timur Tengah masih menjadi perhatian investor.

Indeks Nikkei 225 Jepang melonjak 2,55 persen ke level 68.440,50 pada sesi pagi, sekaligus menembus level psikologis 68.000 untuk pertama kalinya dalam sejarah. Kenaikan ini terjadi hanya dua hari setelah indeks acuan Jepang tersebut menembus level 67.000.

Sementara itu, indeks Topix menguat 1,80 persen.

Analis Nomura Securities, Maki Sawada, mengatakan saham semikonduktor dan perusahaan yang terkait dengan AI kembali menjadi pendorong utama pasar setelah mendapat sentimen positif dari Wall Street.

"Didukung ekspektasi permintaan yang tetap kuat, kenaikan saham-saham terkait AI terus menopang reli pasar," ujar Sawada, seperti dikutip Reuters.

Penguatan juga terlihat di sejumlah bursa utama Asia lainnya. Indeks Shanghai Composite China naik 0,13 persen, ASX 200 Australia bertambah 0,61 persen, dan Straits Times Index (STI) Singapura menguat 0,88 persen.

Di sisi lain, indeks Hang Seng Hong Kong bergerak berlawanan arah dengan melemah 1,39 persen. Sementara pasar saham Korea Selatan tutup karena libur nasional.

Sentimen positif dari Wall Street turut menopang pergerakan pasar Asia. Pada perdagangan Selasa, ketiga indeks utama Amerika Serikat kembali mencatat rekor penutupan tertinggi untuk hari ketiga berturut-turut.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 228,91 poin atau 0,45 persen menjadi 51.307,79. S&P 500 menguat 9,86 poin atau 0,13 persen ke level 7.609,82, sedangkan Nasdaq Composite bertambah 7,09 poin atau 0,03 persen menjadi 27.093,90.

Bursa Eropa juga ditutup di zona hijau. Indeks CAC 40 Prancis naik 0,77 persen, DAX Jerman menguat 0,48 persen, dan FTSE 100 Inggris bertambah 0,33 persen.

Meski pasar saham cenderung optimistis, investor tetap mencermati perkembangan geopolitik di Timur Tengah.

Harga minyak mentah dunia naik tajam setelah penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Amerika Serikat dan Iran kembali tertunda.

Kekhawatiran pasokan juga meningkat setelah lembaga pemantau energi global memperingatkan percepatan penyusutan persediaan minyak mentah.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) kontrak Juli naik USD1,57 atau 1,70 persen menjadi USD93,73 per barel. (Aldo Fernando)

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement