IDXChannel - Bursa saham Asia melemah pada perdagangan Rabu (2/9/2026). Eskalasi konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran, yang memicu lonjakan harga minyak, membuat investor kembali menghindari aset berisiko.
Pasar Jepang menjadi salah satu yang mengalami tekanan paling besar. Indeks Nikkei 225 turun 2,2 persen ke level 64.742,17 pada perdagangan awal.
Mengutip Dow Jones Newswires, saham-saham teknologi, khususnya sektor semikonduktor, memimpin pelemahan. SoftBank Group turun 4,1 persen, Advantest melemah 4 persen, sementara Tokyo Electron merosot 4,5 persen.
Kekhawatiran terhadap gangguan pasokan energi menjadi perhatian utama investor setelah AS dan Iran saling melancarkan serangan pada Selasa.
Pasar kini mencermati pergerakan harga minyak mentah serta perkembangan terbaru di Timur Tengah.